Jelang Event UCI MTB Eliminator World Cup 2022, Ditlantas Polda Kalteng Gelar Latihan Pengawalan VIP/VVIP

0
14

Salah satu dari 16 prioritas Kapolri yang tercantum dalam Transformasi Polri Presisi yang dicanangkan oleh Kapolri adalah menjadikan SDM Polri yang unggul di era police 4.0. SDM yang berkualitas dapat dicapai salah satunya adalah melalui pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan saat ini.

Menindak lanjuti hal tersebut sekaligus sebagai wujud implementasi dari program Polri Presisi, Ditlantas Polda Kalteng menggelar pelatihan pengawalan VIP/VVIP bagi jajarannya. Pelatihan yang digelar selama dua hari ini diikuti oleh Satlantas jajaran Polda Kalteng, Senin, (25/07/2022) siang.

Tidak hanya personel, dalam pelatihan ini juga dihadirkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang digunakan sebagai perangkat pendukung pelatihan pengawalan. Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol. Heru Sutopo, S.I.K. yang memimpin langsung pembukaan pelatihan tersebut mengungkapkan, untuk tenaga instruktur diambilkan langsung dari Ditlantas Polda Kalteng yang memang sudah berpengalaman dan memiliki kompetensi terkait dengan pengawalan VIP/VVIP.

“Pelatihan dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Diawali hari ini sampai besok tanggal 26 Juli 2022, kegiatan ini juga kita lakukan sebagai bentuk kesiapan Polda Kalteng dalam menyambut event international yaitu UCI MTB Eliminator World Cup yang di selenggarakan di bumi tambun bungai ini dan juga beberapa agenda kenegaraan yang mana perlu kesiapan polantas dalam pengamanan jalur untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas.” ungkap Heru.

Lebih lanjut Dirlantas menuturkan, Demikian pula dengan koordinasi dan kerjasama antar satuan fungsi kepolisian maupun lintas instansi agar pengawalan dan pengamanan lebih aman dan lancar.

“ Setelah Pembukaan Kegiatan ini para peserta akan diberikan beberapa materi antara lain metode pengawalan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, Safety Ridding, formasi kendaraan hingga pengamanan saat kontijensi. Tidak sebatas teori semata, dalam pelatihan ini juga diperagakan bagaimana langkah-langkah atau tahapan pengawalan secara keseluruhan dan langsung dipraktekkan oleh setiap peserta besok di lapangan pada hari kedua.” Tutup Heru. (Lrz/sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here