Pelayanan SKUKP Ditlantas Polda Kalteng

0
14

Ditlantas Polda Kalteng memberikan pelayanan kepengurusan Surat keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) bagi masyarakat yang akan meningkatkan golongan SIM A ke B. di gedung Pelayanan Ditlantas Polda Kalteng. Jumat (22/4/2022). Pagi

Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Heru Sutopo, S.I.K melalui Kasubditregident AKBP Ampi Mesias Von Bulow, S.I.K,. M.H menyampaikan kewajiban mengenai kepemilikan SIM diatur dalam pasal 77 ayat (1) nomor 22 tahun 2009. Dalam ayat tersebut disebutkan bahwa orang yang mengemudikan kendaraan bermotor tanpa SIM akan dipidana paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta. Terkait hal itu, setiap pengendara kendaraan bermotor wajib memiliki SIM.

“dalam meningkatkan pelayanan secara optimal kepada masyarakat, mengacu pada konsep PRESISI yang dicanangkan Kapolri, yakni (Prediktif, Responsibilitas, Transparasi berkeadilan). Seksi SIM subditregident melayani tes untuk permohonan peningkatan golongan SIM A ke B atau kendaraan besar dengan alat uji simulator digital presisi. Dengan konsepsep tersebut pelayanan lebih terintegritas, modern, mudah dan cepat. Sistem, mekanisme dan prosedur kepengurusan surat keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) dengan menunjukkan syarat-syarat yang telah ditentukan,” ucap Ampi

“mengenai kewajiban soal sertifikasi dari LPK dan sertifikat klipeng, setiap pengemudi kendaraan bermotor (ranmor) wajib memiliki surat izin mengemudi (SIM), sesuai dengan jenis kendaraannya, mulai dari sepeda motor, mobil, bus, atau truk. Ada dua jenis SIM yang diterbitkan oleh kepolisian, yakni perorangan dan umum. SIM perorangan diperuntukkan untuk pribadi, tidak komersial. Sedangkan SIM umum diperuntukkan bagi pengemudi kendaraan umum atau angkutan,” tutupnya (lrz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here